Category: Artikel

Menentukan Keyword yang Tepat Untuk Bisnis Anda

Di jaman serba teknologi ini, mempunyai website merupakan suatu kewajiban bagi pebisnis. Dengan membuat website, Anda bisa mendapatkan calon pembeli yang jumlahnya berkali-kali lipat dari jumlah pembeli secara offline. Calon pembeli tersebut akan banyak datang melalui search engine, karena itu Anda membutuhkan keyword yang menjual di Google untuk mendapatkan visitor.

Misalkan Anda sekarang sedang mempunyai bisnis sepatu. Tentu ada ratusan ribu orang yang menggunakan keyword yang menjual seperti “jual sepatu” di Google. Ketika Anda mencari keyword “jual sepatu”, apakah website usaha sepatu Anda ada berada di halaman pertama Google? Atau bahkan website Anda ternyata berada di halaman antah berantah search engine Google?
Untuk itu, sekarang kami akan memberikan beberapa tools yang akan sangat membantu Anda untuk menemukan target keyword dan mencari keyword di google yang sesuai dengan website Anda.

keywordtool.io

Di website tersebut, Anda bisa melihat keyword apa saja yang dapat Anda gunakan. Misalkan Anda mencari “jual sepatu” di keywordtool.io maka akan ada beberapa keyword yang lebih spesifik. Misalnya “jual sepatu futsal” atau “jual sepatu basket”. Itu adalah keyword yang bisa Anda gunakan untuk meningkatkan traffic organic Anda.

Di keywordtool Anda bisa mencari tools tidak hanya di search engine Google, tetapi juga di YouTube dan Bing. Untuk mempersingkat waktu dan uang Anda, ketika Anda membeli fitur “Pro”, Anda bisa menghilangkan keyword yang tidak sesuai dengan website Anda.

Keyword.io

Yang kedua adalah keyword.io, disini Anda bisa melihat beberapa keyword yang bisa Anda gunakan untuk optimasi. Tetapi ada kelemahan dari website ini, mereka hanya bisa membaca data dari Google dan jika dilihat dengan seksama, Anda juga mendapatkan informasi keyword tersebut dari Google Trends.

Ranktank

Jika contoh kedua tools awal adalah berbasis website, tools selanjutnya adalah berbentuk aplikasi. Namanya adalah Ranktank atau bisa disebut aplikasi SEO gratis. Ini bisa Anda pergunakan ketika Anda ingin memiliki informasi untuk pengembangan website Anda.

Misalnya Anda ingin mengetahui biasanya keyword apa yang digunakan orang selain “jual sepatu”. Dengan aplikasi Ranktank, Anda bisa mendapatkan 100 lebih keyword yang berhubungan dengan “jual sepatu”.

Read More
admin9 September 20200 Comments

Mengemas Konten Menjadi Lebih Menarik

Bicara konten, berarti kita tak hanya bicara artikel dalam bentuk teks. Foto, gambar, infografis, video, juga masuk dalam ranah konten. Bahkan dalam pengertian yang lebih luas, sebuah tampilan web (di mana di dalamnya terkandung elemen bernama desain UI dan UX) juga disebut sebagai konten.

Tetapi sebelum pikiran kita ke mana-mana kita batasi konten dalam pengertian sajian cerita saja. Bentuknya boleh jadi sebuah artikel, foto, video atau infografis.

Berikut ini adalah beberapa hal penting untuk mengemas konten yang Anda buat menjadi lebih menarik, mudah dibagikan, dan menjadi viral. Konsep di bawah ini, merupakan penjabaran bebas atas tahapan yang dilalui konsumen saat memutuskan membeli sebuah produk. Namanya AISAS (Attention, Interest, Search, Action, Share).

Kenali audiens Anda

Mengenal audiens berarti menyesuaikan dengannya. Menyampaikan konten kepada remaja beda cara, kemasan dan gaya dibanding orang dewasa. Padahal inti message-nya boleh jadi sama.

Buatlah ide pokok yang unik dan fokus pada apa yang akan disampaikan

Jika Anda menyampaikan sebuah konten dengan cara yang unik atau “tidak biasa” maka kecenderungan untuk diingat oleh audiens akan lebih besar.

Berceritalah dengan luwes

Audiens senang dengan cerita yang mengalir. Ajaklah mereka untuk larut dalam cerita. Buatlah mereka turut merasakan sensasi cerita yang Anda bangun atas produk yang Anda tawarkan.

Pandai menyisipkan pesan ke dalam konten

Pada hakikatnya audiens kurang menyukai informasi yang bersifat hard selling. Karena itu, pandai-pandailah “menyisipkan pesan” dari campaign yang Anda rancang dalam sebuah cerita. Anda juga dapat bercerita tentang segala manfaat atas produk atau jasa yang Anda tawarkan, sehingga membuat audiens tertarik dengan campaign Anda.

Libatkan emosi dalam cerita

Jika Anda sering memerhatikan, cerita, foto, atau video yang banyak dibagikan di media sosial, punya satu kecenderungan: semuanya melibatkan emosi.

Kemas dengan visual yang estetis

Konten berupa tulisan tentu akan menjadi lebih menarik jika dibarengi visual yang juga menarik (foto, gambar ilustrasi, infografik atau video). Sebaliknya, semua media visual lebih bermakna jika didukung oleh copywritting yang juga menarik.

Ajak audiens untuk mengambil tindakan

Setelah semua pesan tersampaikan, ajaklah audiens Anda untuk mengambil tindakan. Tidak selalu ke link yang menyediakan penjualan. Tetapi bisa saja berupa tautan untuk mengenali lebih jauh tentang produk barang atau jasa yang ditawarkan. Istilah ini biasa disebut dengan Call to Action (CTA). Dalam konsep AISAS, bisa jadi setelah konsumen puas dengan barang yang diperoleh, ia akan men-share.

Read More
admin8 September 20200 Comments

Hashtag untuk Meningkatkan Engagement

Meski terlihat sepele, hashtag Instagram sebenarnya dapat membantu meningkatkan engagement pada post Anda. Studi yang dilakukan Simply Measured bahkan menunjukkan bahwa post Instagram yang caption-nya mencantumkan satu hashtag saja bisa mendapatkan engagement hingga 12,6% lebih tinggi daripada post yang tidak memiliki hashtag sama sekali.

Terlebih, setiap harinya ada sekitar 95 juta foto yang diunggah ke Instagram. Dengan konten sebanyak itu, sangat menantang rasanya bagi Instagram untuk memberikan konten yang tepat ke orang-orang yang tepat. Nah, hashtag inilah yang akan membantu Anda agar konten Anda ditemukan oleh orang-orang yang memang tertarik.

Namun, hashtag yang sebetulnya powerful bisa kehilangan fungsinya jika Anda tidak menggunakannya secara bijak. Coba baca kembali kalimat pembuka tulisan ini yang setiap katanya dibuat menjadi sebuah hashtag. Terasa sangat mengganggu, bukan? Oleh sebab itu, dibutuhkan strategi hashtag Instagram yang tepat agar Anda bisa mendapatkan hasil maksimal tanpa membuat followers terganggu. Bagaimana caranya?

Gunakan hashtag yang spesifik

Sebagai digital marketer, wajar apabila Anda ingin agar brand awareness Anda bisa meningkat. Menggunakan hashtag Instagram memang dapat menjadi salah satu cara ampuh untuk mencapai hal tersebut. Namun, bukan berarti Anda bisa mencantumkan hashtag apa pun tanpa melakukan filter terlebih dulu. Rule pertama yang harus Anda perhatikan adalah menggunakan hashtag yang spesifik di Instagram.

Memang, hashtag yang sifatnya umum seperti #dogs lebih populer, tetapi demografisnya terlalu luas. Coba posisikan diri Anda sebagai audiens. Jika mereka mencari hashtag yang lebih spesifik seperti #siberianhusky dan menemukan salah satu post dari Anda, akan tercipta engagement lebih tinggi karena konten itulah yang benar-benar mereka cari.

Perhatikan jumlah hashtag yang dicantumkan
Seperti yang sudah disebutkan tadi, tidak semua kata yang Anda tuliskan di caption harus diubah menjadi hashtag. Anda harus membatasi jumlah hashtag yang dicantumkan pada caption. Jika menganut pada hasil riset yang dilakukan Simply Measured, sebanyak 91% brands ternyata hanya menggunakan kurang lebih tujuh hashtag Instagram pada post mereka.

Follow hashtag Anda sendiri di Instagram
Agar strategi hashtag Instagram bisa berjalan optimal, jangan hanya sekadar mencantumkannya pada post Anda. Kini Anda juga bisa follow berbagai hashtag di Instagram. Caranya sangat mudah, Anda hanya perlu search hashtag tertentu dan langsung klik tombol follow di halaman hashtag tersebut.

Dengan melakukan follow, Anda bisa terus update tentang konten-konten seperti apa yang sedang ramai dibicarakan. Bahkan Anda pun jadi punya kesempatan untuk melakukan engagement dengan orang-orang lain yang membicarakan topik sama.

Tak hanya itu, jika Anda follow hashtag brand Anda di Instagram, Anda juga bisa “bertemu” dengan orang-orang yang membicarakan Anda sekaligus menjalin koneksi dengan mereka. Pastikan saja akun Instagram Anda tidak dalam pengaturan private sehingga orang-orang bisa menemukan konten Anda melalui pencarian hashtag.

Read More
admin7 September 20200 Comments

Tren Konten Marketing Untuk Pemasaran Efektif

Dunia marketing berubah setiap hari. Berbagai alat dan teknologi baru bermunculan membawa tren masing-masing dan standar kualitas terus meningkat karena audiens terpapar lebih banyak konten setiap hari daripada yang bisa mereka proses.

Berikut beberapa tren konten marketing yang sedang hype pada dekade ini

#1 Konten Harus Orisinal dan Relevan

Bicara tentang konten marketing, orisinalitas dan relevansi menjadi kata kunci. Anda sebagai brand atau bisnis harus menggunakan ide Anda sendiri. Atau, bila Anda merasa kekurangan ide untuk membuat konten marketing, pekerjakan konsultan, penulis, atau digital marketing agency untuk membantu Anda membuatnya.

Dengan kondisi saat ini dimana konsumen dan pengambil keputusan semakin cerdas, maka yang mereka butuhkan adalah konten ‘nyata’ yang dapat membantu memecahkan masalah mereka dengan cepat dan mudah. Konsumen atau calon konsumen ingin Anda mendapatkan kepercayaan mereka.

Oleh sebab itu, buatlah strategi content marketing yang original, transparan dan relevan, agar audiens atau target market Anda memiliki kepercayaan terhadap produk atau jasa yang Anda sajikan. Bila Anda berhasil memenangkan kepercayaan ini, bukan tidak mungkin audiens akan menghadiahi Anda dengan jangkauan organik dan penguatan bagi brand Anda saat mereka membagikan konten Anda yang bermanfaat kepada teman, kolega atau pun di akun social media mereka.

#2 Distribusi Salah Satu Kunci

Konten sebaik apapun tidak akan berguna jika tidak ada yang melihatnya. Oleh sebab itu, distribusi konten menjadi salah satu komponen penting dari strategi konten marketing yang baik. Bukan hanya di social media saja, tapi juga email marketing. Bahkan, brand perlu menggali lebih dalam untuk menemukan saluran distribusi yang unik untuk pemirsa mereka.

Brand atau bisnis harus menjadi kreatif dan antusias untuk membuat konten mereka hadir di depan orang yang tepat. Jangan lupa, untuk memahami customer journey atau pengalaman pelanggan sebelum memulai distribusi konten. Pahami kebiasaan audiens dalam berbelanja atau mengkonsumsi konten dari awal sampai akhir.

Selain itu, pahami pula dalam pemilihan teknologi yang paling pas sesuai dengan pilihan konsumsi konten pelanggan, karena sebuah bisnis harus memilih teknologi yang paling pas dengan kebutuhan para pelanggannya.

#3 Brand Storytelling

Ya, brand storytelling masih akan jadi tren di tahun 2019. Para marketer dituntut untuk bisa bercerita tentang brand, tentang siapakah Anda atau brand Anda, dan mengapa Anda melakukan apa yang Anda lakukan. Brand storytelling lebih tentang pengalaman yang Anda buat dan melibatkan pelanggan Anda. Bukan tentang bagaimana Anda membesarkan cerita tentang diri sendiri.

Hal yang bisa Anda gali untuk brand storytelling yang menyentuh diantaranya apa kisah di balik brand dan kesuksesannya? Bagaimana jalan yang harus Anda tempuh untuk sampai ke tempat Anda sekarang? Bagaimana jalan tersebut menciptakan pengalaman yang luar biasa bagi klien Anda, dan mengapa? Maksimalkan setiap cerita untuk menciptakan pengalaman yang penting dan didasarkan pada niat untuk benar-benar membentuk orang dan bisnis yang disentuh oleh brand Anda.

#4 Voice Control and Search

Perkembangan teknologi yang kian pesat, membuat marketer harus menjadi lebih kreatif dan inovatif. Salah satunya, keberadaan voice control and search seperti Siri, Alexa, Amazon Echo dan aplikasi serupa di smartphone lainnya. Tak hanya merencanakan dan mengoptimalkan keyword dengan mengetik di perangkat, dan berpikir “bagaimana pelanggan target saya mengetik pencarian ke Google atau Facebook?” Marketer juga harus mulai mempertimbangkan, “bagaimana pelanggan saya akan mengajukan pertanyaan dengan mereka suara ke smartphone mereka melalui Siri atau Alexa?

Tak hanya dengan mesin pencarian, marketer tidak boleh mengabaikan kekuatan pencarian suara. Dengan demikian, setidaknya sebagian dari konten Anda perlu menjawab pertanyaan cepat dengan jawaban cepat jika Anda ingin konten Anda muncul dalam pencarian suara. Anda harus memikirkan kata-kata yang diucapkan orang, bukan hanya apa yang kemungkinan mereka ketik melalui keyboard.

Read More
admin4 September 20200 Comments

Manfaat Strategi Konten Marketing

Penggunaan strategi content marketing itu memiliki tujuan untuk menarik dan mempertahankan pelanggan dengan cara konsisten membuat, dan mengurasi konten-konten bernilai dan relevan dengan maksud mengubah atau memperbaiki perilaku konsumen. Ini adalah proses yang berkelanjutan yang terbaik diintegrasikan ke dalam strategi pemasaran Anda secara keseluruhan, dan berfokus pada memiliki media bukan menyewa media.
Berikut beberapa manfaat penerapan strategi konten marketing :


1. Brand awareness


Dalam salah satu temuan dijelaskan bahwa pelanggan merasakan hubungan yang lebih dekat dan positif, sehingga membuat strategi konten menjadi alat yang sangat berharga untuk memperkuat hubungan pelanggan. Semakin sukses strategi Anda, semakin banyak orang akan mengingat brand Anda dan menciptakan kesan positif. Untuk lebih meningkatkan brand awareness, konten yang Anda buat bisa menggunakan platform social media.


2. Search Engine Optimisation (SEO) Untuk Konten


SEO adalah sebuah proses atau upaya untuk meningkatkan visibilitas sebuah website atau suatu halaman website dalam pencarian organik. Strategi content marketing dan SEO adalah dua hal yang bisa menjadi penentu kesuksesan website dan bisnis online yang Anda jalankan.


3. Memperluas target konsumen dengan Konten


Social media bisa menjadi strategi untuk bertemu orang-orang baru. Bergabunglah dengan pelanggan di social media, setelah artikel Anda diposkan ulang, dan menulis guest post adalah strategi yang sangat baik untuk menarik pelanggan dan mendapatkan nama Anda di luar sana.
Jika pos Anda menunjukkan nilai, maka akan diposting dan dibagikan. Perkenalan kepada brand Anda melalui artikel yang menarik akan membantu menarik pelanggan baru.


4. Mempengaruhi konversi


Jika orang menikmati konten Anda, mereka akan merasakan koneksi yang lebih dekat dengan brand, lebih mempercayai brand tersebut, dan karena itu lebih terbuka terhadap konversi. Link-to-action atau link ke produk yang ditempatkan dengan baik dalam artikel Anda dapat berdampak baik bagi keseluruhan strategi Anda dengan mengarahkan pengguna ke halaman yang sesuai dengan kebutuhannya.


5. Membangun loyalitas


Konten yang menarik dapat membawa pelanggan kembali setelah melakukan pembelian dan membuat brand Anda lebih bermanfaat. Ini membantu Anda menghasilkan pembelian berulang.
Dengan memaksimalkan strategi marketing, maka target audiens Anda untuk menjadikan mereka pelanggan akan tercapai. Membuat konten marketing yang bisa membantu dan menarik kebutuhan audiens akan meningkatkan penjualan produk yang Anda tawarkan. Namun, membuat materi marketing yang baik dan mudah dipahami audiens membutuhkan keahlian khusus. Untuk itu Anda membutuhkan marketing agency yang melayani pembuatan konten marketing demi kemajuan bisnis Anda.

Read More
admin2 September 20200 Comments

Manfaat Blogging untuk Bisnis


Business blogging is not an option for your business—it’s a must. Ia dapat menjadi taktik yang sangat jitu untuk membuat bisnis Anda lebih “terlihat” di ranah online, atau yang biasa disebut dengan “online visibility”. Sifatnya tentu saja berbeda dari blog-blog pribadi yang dimiliki oleh banyak orang. Apabila blogging secara pribadi cenderung dilakukan untuk alasan hobi, maka business blog merupakan sebuah media marketing yang bertujuan untuk mengembangkan bisnis Anda.

Untuk business blogging, konten-konten di-post-kan pada blog yang terdapat di situs resmi bisnis Anda. Topiknya pun harus berhubungan dengan bisnis yang Anda jalankan. Hal inilah yang kami lakukan pada situs Penulis.ID. Karena bisnis yang kami tawarkan berupa digital content marketing, kami pun mem-publish konten-konten yang terkait dengan topik serupa, seperti jenis-jenis inbound marketing, waktu terbaik untuk posting konten pada media sosial, perbedaan marketing B2B dengan B2C, dan lain sebagainya.

Lalu, seberapa besar manfaat aktivitas blogging untuk bisnis Anda? Apa yang membedakannya dengan alat marketing lain seperti media sosial dan e-mail? Alasan-alasan di bawah ini akan membuat Anda segera melakukan blogging sebagai taktik marketing Anda.

Meningkatkan Traffic Situs Anda
Untuk membuat situs web Anda menjadi perangkat marketing yang berharga, Anda tentu membutuhkan banyak pengunjung agar jumlah traffic-nya meningkat. Tapi, cara apa yang harus Anda lakukan untuk mencapai tujuan tersebut? Pengunjung bisa saja mengetikkan alamat situs web Anda pada kotak browser mereka, tetapi tentu hanya pengunjung “lama” saja yang akan melakukannya, yakni mereka yang telah mengetahui tentang brand dan bisnis apa yang Anda jalankan. Atau, Anda juga bisa membeli slot iklan yang harganya tidak bisa dibilang murah. Bayangkan jika budget Anda menipis, traffic pada situs web Anda tentu akan menurun pula.

Memperluas Jaringan pada Media Sosial
Selain meningkatkan kesempatan bagi situs web Anda untuk muncul pada mesin pencari online, blogging untuk bisnis ternyata mampu membantu Anda untuk memperluas jaringan pada media sosial. Tambahkan fitur “share” pada setiap postingan blog Anda agar orang-orang dapat menyebarkannya pada media sosial mereka. Hal tersebut akan melebarkan jangkauan bisnis Anda ke audiens baru yang mungkin belum mengenal perusahaan Anda.

Membangun Kepercayaan
Keefektifan blogging untuk bisnis dapat dilihat dari jumlah traffic dan leads pada situs web Anda. Hal tersebut memang sangat penting, tapi jangan lupa untuk menyediakan konten yang dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan umum dari para konsumen potensial Anda. Melakukan hal tersebut secara konsisten dapat menciptakan rasa percaya pada diri mereka terhadap brand Anda. Secara spesifik, hal ini dapat membantu aspek “sales and service” pada perusahaan.

Mendapat Hasil Jangka Panjang
Ketika Anda menulis dan mem-publish sebuah postingan blog dalam waktu satu hari, misalnya, traffic dan leads yang Anda dapatkan tidak akan berhenti dalam satu hari pula. Sebaliknya, setiap postingan blog dapat membantu meningkatkan jumlah traffic dan leads dalam waktu yang tidak terbatas. Katakanlah Anda mem-publish sebuah postingan blog hari ini, dan dengan cepat menghasilkan 200 views dan 15 leads. Esoknya, Anda kembali mendapatkan 100 views dan 8 leads. Tetapi, setelah beberapa hari, postingan blog tersebut justru tidak menarik traffic dan leads sama sekali.


Inilah menariknya blogging untuk bisnis. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, setiap postingan blog yang Anda publish akan masuk pada mesin pencari online. Jadi, Anda masih bisa mendapatkan traffic dan leads melalui postingan blog tersebut untuk beberapa hari, minggu, bahkan beberapa bulan setelahnya. Bukan tidak mungkin bahwa jumlah traffic dan leads yang Anda dapatkan setiap bulannya berasal dari postingan-postingan lama pada blog Anda.

Read More
admin31 August 20200 Comments

Strategi Content Marketing Untuk Bisnis Kamu

Content marketing merupakan salah satu strategi marketing (pemasaran) secara online yang berfokus dalam merencanakan, membuat dan mendistribusikan konten yang relevan, konsisten, dan mampu menarik perhatian audience (pembaca) sehingga membuat mereka tertarik menggunakan produk atau jasa bisnis kamu.

Saat melakukan content marketing, dibutuhkan strategi yang tepat supaya mampu menarik banyak calon customer. Berikut beberapa strategi content marketing penting untuk kamu ketahui:

1. Tentukan Tujuan Marketing Kamu

Saat melakukan content marketing, kamu akan dituntut untuk membuat konten yang relevan dengan bisnis kamu, tujuannya untuk menyakinkan dan menumbuhkan brand awareness yang baik terhadap pembaca, sehingga mereka tertarik untuk menggunakan bisnis kamu.

Dengan mengetahui tujuan marketing akan mempermudah kamu untuk menciptakan konten yang relevan. Misalnya ketika kamu sudah menetapkan tujuan marketing kamu untuk menjual jasa website, berarti kamu harus mampu menciptakan konten yang berkaitan dengan website.

2. Tentukan Buyer Persona

Sebelum melakukan content marketing, kamu juga harus mengetahui target audiens atau biasa dikenal dengan buyer persona. Karena ketika melakukan content marketing, konten yang kamu buat juga harus memenuhi kebutuhan target audiens.

Dengan membuat konten yang sesuai dengan kebutuhan target audiens, maka akan mempermudah kamu untuk menarik perhatian mereka, sehingga mereka tertarik menggunakan produk atau jasa yang kamu tawarkan.

Bagaimana cara mengetahui buyer persona?

Untuk mengetahui buyer persona kamu bisa memasang kode Google Analytic di website kamu. Dengan Google Analytic kamu bisa mengetahui beberapa data mengenai audiens atau visitor website kamu seperti umur, gender, halaman website yang sering dikunjungi audiens dan sebagainya.

3. Buat Konten yang Berkualitas dan Sesuai Tren
Membuat konten yang berkualitas, satu hal yang perlu kamu lakukan adalah dengan mengetahui topik yang sedang trending di mesin pencari Google. Untuk mengetahuinya, kamu bisa menggunakan Google Trends.
Setelah mengetahui topik yang sedang tren, langkah selanjutnya yaitu memilih dan menyesuaikan topik yang sedang tren tersebut dengan bisnis kamu.
Misalnya bisnis kamu mengenai jasa digital marketing, sedangkan tren saat ini berbicara mengenai “Affiliate Marketing”, sehingga content marketing yang bisa kamu lakukan yaitu membuat artikel mengenai Affiliate Marketing.

4. Distribusikan Konten Kamu

Setelah menghasilkan konten yang berkualitas dan sesuai dengan target audiens kamu, langkah berikutnya yang perlu kamu lakukan yaitu mendistribusikan (promosi) konten kamu.

Untuk mendistribusikan konten, kamu bisa memanfaatkan berbagi platform media sosial, blog pribadi atau berbagai forum diskusi yang sesuai dengan bisnis kamu.

Alangkah baiknya jika kamu mendistribusikan konten kamu pada semua jenis platform agar lebih banyak diketahui oleh banyak orang. Semakin banyak orang yang mengetahui konten yang kamu buat, maka semakin mudah untuk kamu menemukan calon klien.

Read More
admin29 August 20200 Comments
Friendly smiling diverse male colleagues having pleasant convers

Cara Meningkatkan Kredibilitas Klien Melalui Website

Kredibilitas atau kepercayaan merupakan salah satu kunci suksesnya sebuah bisnis online. Tanpa ada kepercayaan dari klien, maka bisnis tersebut akan sulit untuk berkembang.

Salah satu platform yang banyak digunakan untuk membangun kepercayaan klien yaitu melalui website. Ada beberapa cara untuk membangun kredibilitas melalui website:

1. Buat Nama Domain yang Unik dan Menarik

Nama domain merupakan nama yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah website pada mesin pencari. Nama domain menjadi hal pertama yang ditemukan oleh klien pada hasil pencarian sebelum membuka website kamu.

Oleh karena itu, kamu harus bisa memberikan kesan pertama yang baik melalui nama domain. Nama domain yang unik dan menarik dapat meningkatkan kepercayaan konsumen untuk membuka website kamu.

2. Buat Website yang Responsive

Website yang responsive merupakan website yang memiliki tampilan yang baik jika diakses pada berbagai device, seperti desktop, tablet atau handphone.

Jika klien menemukan tampilan website kamu berantakan, klien akan meragukan bisnis kamu dan langsung menutup halaman website. Oleh karena itu, dengan website yang responsive dapat membantu meningkatkan rasa kepercayaan klien pada bisnis kamu.

3. Tampilkan Testimonial

Testimonial merupakan sebuah penilaian klien terhadap sebuah produk atau jasa yang ditawarkan. Testimonial dianggap efektif untuk menumbuhkan rasa kepercayaan terhadap produk atau jasa yang kamu tawarkan, karena klien dapat melihat penilaian klien lain yang sudah menggunakan produk atau jasa tersebut.

Untuk membuat testimonial di website, kamu bisa memanfaatkan beberapa tools seperti Google Bisnisku atau Feedback Company. Dan untuk website yang berbasis WordPress, kamu juga bisa menggunakan plugin seperti Strong Testimonial, Testimonial, Testimonial Rotator, atau Easy Testimonials.

4. Buat Konten Secara Konsisten

Dengan membuat konten secara konsisten, secara tidak langsung kamu sedang membangun kepercayaan klien. Konten-konten tersebut menunjukkan bahwa kamu ahli dalam suatu bidang yang sedang kamu jalani (sesuai dengan niche bisnis kamu).

5. Berikan Layanan Customer Service Terbaik

Memberikan layanan customer service terbaik kepada klien, dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kepercayaan klien terhadap sebuah bisnis. Untuk itu, kamu harus memperlakukan klien dengan baik hingga mereka percaya dengan produk atau jasa kamu.

Misalnya saat seorang klien bertanya mengenai manfaat produk yang kamu tawarkan, kamu harus mampu menjelaskan manfaat produk tersebut dengan cepat dan tepat. Jangan membuat mereka menunggu jawaban kamu terlalu lama .
Membangun kepercayaan melalui website bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, oleh karena itu kamu membutuhkan sebuah cara agar website kamu bisa meyakinkan klien agar mereka percaya dengan bisnis kamu.

Read More
admin28 August 20200 Comments

Mengukur Keberhasilan Brand Awareness

Salah satu hal yang selama ini menjadi kesulitan kita adalah tidak tahu beberapa hal terkait indikator brand awareness yang diperlukan untuk mengukur keberhasilan brand awareness yang telah kita bangun.

Ingin tahu bagaimana cara mengukur brand awareness untuk dijadikan indikator? Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan:

Penelitian Panel atau Survey

Anda bisa menggunakan penelitian untuk mengetahui seberapa kuat brand atau merek yang selama ini Anda kembangkan. Penelitian panel adalah salah satu jenis model penelitian jangka panjang yang selama ini digunakan untuk mengetahui perubahan atas sikap, perilaku, atau pendapat kepada sebuah populasi.

Selama ini penelitian panel juga sering disebut dengan panel research. Jika dalam sebuah survey nanti yang menjadi target penelitian mengetahui mengenai produk tersebut berdasarkan kategori produk, maka proses yang Anda lalui untuk mengembangkan brand awareness bisa dikatakan berhasil. Dan hal ini berlaku sebaliknya.

Terkiat dengan survey kesadaran merek, ada dua kategori survey yang biasa digunakan oleh mereka yang ingin melihat kekuatan kesadaran merek. Berikut diantaranya:

  1. Unaided Recall Tests

Ini adalah sebuah test yang biasa digunakan untuk mengetahui seberapa kuat ingatan konsumen akan merek yang akan kita lihat. Dalam prakteknya nanti, responden akan diberikan suatu kategori produk dan akan diminta untuk menyebutkan nama produk yang mampu mereka ingat.

  1. Aided Recall Tests

Ini adalah jenis survey yang biasa digunakan pemilik usaha untuk mengetahui kekutan masyarakat atas kesadaran nilai yang ada pada sebuah merek produk.

Dalam test ini, responden akan diberikan nama sebuah produk dan mereka akan diminta untuk menjelaskan apa yang mereka ketaui terkait nama produk tersebut.

Apa yang disampaikan responden nanti bisa berupa seperti apa logonya, warna, fungsi produk, atau hal lain yang masih menyangkut tentang nama dari produk tersebut.

Menggunakan Sosial Media

Dahulu ketika seorang ingin mengetahui seberapa kuat kesadaran merek atas sebuah produk harus melakukan survey dengan menyanyakan langsung kepada masyarakat. Namun ditengah maraknya digitalisasi seperti sekarang ini kita bisa memanfaatkan sosial media untuk hal tersebut.

Anda bisa melihat analitik dari sosial media Anda. Apalagi sekarang ini beberapa sosial media seperti Facebook dan Instagram sudah ada fitur Audience Insights, tentu ini akan sangat membantu.

Beberapa hal lain yang bisa Anda lihat dari sosial media seperti seberapa kuat interaksi para pengikut Anda, seberapa banyak follower, atau dengan memanfaatkan beberapa tool yang sudah tersedia seperti Buffer dan Tailwind yang memang digunakan untuk melihat interaksi pada sebuah akun sosmed.

Menggunakan Analytics Website

Selain dua cara diatas, kita juga bisa menggunakan analytics web sebagai indikator brand awareness. Apalagi dalam panduan belajar digital marketing kali ini kita memang menggunakan website sebagai poros dari strategi penjualan, tentu dengan melihat website secara langsung akan jauh lebih efektif.

Silahkan pergi ke Google Analytics, dan lihat beberapa hal penting yang ada disana seperti eksternal link, traffik, koment, share, dan beberahal lainnya. Amati hal ini untuk mengukur secara berkala, jika menujukan perkembangan dari waktu ke waktu, berarti upaya untuk membangun brand awareness Anda sudah berhasil.

Read More
admin27 August 20200 Comments

Rekomendasi Fitur Instagram Untuk Promosi

Instagram jadi salah satu media sosial yang bisa dimanfaatkan untuk memasarkan konten produk atau jasa yang Anda jual secara online. Kenapa? Padahal banyak media sosial lain yang mungkin juga bisa digunakan. Hal ini karena Instagram sendiri saat ini jadi media sosial yang punya banyak sekali pengguna, baik di Indonesia maupun di luar. Tingkat aktivitas di Instagram juga tinggi. Dilansir dari sebuah sumber, setiap bulannya ada 400 juta lebih pengguna aktif di Instagram. Sampai saat ini juga sudah ada 40 miliar lebih foto yang diunggah di sana. Nah, satu-satunya cara agar Anda bisa memaksimalkan penggunaan media sosial ini adalah dengan mempelajari fitur-fitur dalam instagram. Dengan memanfaatkan fitur yang ada, konten-konten Anda juga akan semakin menarik dan tidak hanya berpusat pada 1 bentuk saja.

Berikut beberapa fitur dalam Instagram yang bisa digunakan untuk menarik perhatian konsumen.

  1. Multiple Photos

Jika dulu Anda hanya bisa mengunggah 1 foto dalam sekali unggahan, kini Anda sudah bisa mengunggah maksimal 10 foto dalam satu kali unggahan. Tentu hal ini bisa jadi manfaat tersendiri untuk Anda yang menjadikan Instagram sebagai lapak berjualan. Contohnya, Anda bisa mengunggah sederet produk yang sama namun berbeda warna atau varian. Dengan begitu calon konsumen tak perlu membuka satu per satu unggahan di feed Anda. Cuma dengan geser layar ke kiri mereka sudah bisa melihat varian lain dalam satu jenis produk.

2. Instastory dan fitur swipe up

Semua pengguna aktif Instagram pasti tahu kalau Instagram punya fitur Instastory, yaitu penggunanya bisa mengunggah video atau foto yang akan otomatis hilang dalam waktu 1×24 jam. Tapi apakah Anda tahu jika dalam Instastory kita bisa memasukkan link yang otomatis terbuka kalau pengguna lain menggeser layar ke atas (swipe up)? Mungkin hanya sebagian orang yang tahu karena fitur ini cuma bisa digunakan mereka yang mengubah Instagramnya menjadi Instagram bisnis. Anda bisa memanfaatkan fitur ini untuk menuntun calon customer ke link website atau link promosi terkait bisnis Anda.

3. Polling di Instastory

Selain fitur swipe up, Anda juga bisa melakukan polling atau riset kecil-kecilan terkait bisnis Anda. Misalnya Anda ingin mengetahui bagaimana kepuasan pelanggan atas produk/jasa Anda, atau bagaimana pendapat pengikut Anda mengenai produk yang baru akan Anda luncurkan bulan depan. Banyak sekali yang bisa Anda dapatkan dari fitur ini, demi bisnis yang lebih baik lagi.

Read More
admin26 August 20200 Comments